Million Dollar Circle Nu Skin


Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pencapaian Team Elite tahun ini membawa berkah melimpah dan kebahagiaan yang luar biasa dengan adanya 5 orang di organisasi Lanny dan Ronny yang juga menjadi Team Elite di tahun 2014.

Lanny dan Ronny mengucap terima kasih sebesar-besarnya kepada anggota keluarga, orang tua dan saudara-saudara atas dukungan yang diberikan. Juga kepada setiap team player yang luar biasa, keduanya menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan persaudaraan yang mempersatukan Nu Skin.

Yang penting dan tidak terlupakan, Lanny dan Ronny menyampaikan penghargaan kepada tim manajemen dan para staf atas dedikasinya yang begitu luar biasa dan tidak ada tandingannya. "Kami salut atas profesionalisme dan keinginan untuk selalu memberi layanan yang sempurna."

Perjalanan dengan Nu Skin menuju tahun 2017 akan menjadi sebuah perjalanan yang tak terlupakan bagi banyak orang. Bukan hanya karena apa yang bisa diraih oleh para pelaku Nu Skin, namun juga karena dampak sosial ekonomi yang begitu luas. Pada saat Nu Skin mencapai milestone baru di angka Rp. 2 trilyun di tahun 2017, maka ribuan keluarga akan meningkat status ekonomi-nya. Jelas hal itu akan memberi dampak kepada masyarakat tepat di sasarannya.

Pasangan ini menekankan, “Jangan menyerah, masa lalu tidak menentukan masa depan. Anda bisa mengubah nasib dengan mengubah apa yang Anda lakukan saat ini.” Menyikapi tantangan dan penolakan dalam perjalanan menuju kesuksesan, Ronny mengutip kata-kata bijak, "Setiap kali saya mengingat-ingat, saya sadar bahwa setiap kali saya ditolak oleh sesuatu yang baik, ternyata itu hanyalah arahan agar saya bertemu dengan sesuatu yang lebih luar biasa."





“PENSIUN JANGKA PANJANG HANYA DIMUNGKINKAN MELALUI NU SKIN”

Datang dari latar belakang yang berbeda, Joanna & Helena menjadi sahabat baik setelah bekerja di perusahaan yang sama di Singapura pada tahun 1998. Joanna yang menyukai seni, lulus dengan gelar kesarjanaan Fine Arts dari sebuah universitas ternama di San Fransisco, bekerja sesuai dengan minatnya di sebuah desain percetakan dan secara serius dan tekun menjalani minatnya di opera selama 12 tahun di Amerika. Setelah bekerja secara singkat di Singapura, Joanna memulai perusahaan media komunikasi miliknya
sendiri dan mendapatkan pelanggan yang memiliki nama besar. Ia tertarik ketika pertama kali diperkenalkan dengan peluang bisnis di Nu Skin, ia melihat masa depan gemilang yang ditawarkan oleh Nu Skin dan segera memutuskan untuk mempelajari bisnisnya. Hanya dalam beberapa bulan, Joanna memutuskan untuk menutup perusahaan miliknya dan secara tetap membangun masa depan yang baru bersama Nu Skin.


Helena yang pragmatis, lahir sebagai anak ke-3 dari 6 bersaudara dari keluarga yang berpenghasilan menengah, memulai karirnya sebagai seorang sekretaris dan setelah beberapa kali berpindah dan lebih dari 20 tahun kemudian, menjabat sebagai senior director di sebuah perusahaan internasional perancang acara. Pertama kali jatuh cinta dengan produk perawatan kecantikan Nu Skin, namun mulai menjalankan bisnisnya setelah menyadari atraktifnya rencana penjualan Nu Skin dan pensiun jangka panjang hanya dimungkinkan melalui Nu Skin.

“Kami berterima kasih kepada Tuhan setiap hari karena telah menghadirkan Nu Skin dalam kehidupan kami, dan atas petunjuk dan berkahNYA selama perjalanan kami. Kami sangat berterima kasih kepada para upline kami, mereka adalah pahlawan dan malaikat penjaga kami; tanpa dorongan dan kepemimpinan mereka, kami tidak akan berada di tempat saat ini kami berada. Mereka selalu memimpin dengan memberikan contoh, menginspirasi kami dengan dedikasi dan komitmen mereka untuk meraih keberhasilan dan ketulusan, cinta serta persahabatan.” tutur Joanna. “Nu Skin adalah sebuah hadiah, sebuah anugerah! Telah memberikan kepada kami kesempatan untuk bertemu teman baru dan membantu mengubah hidup teman-teman kami dan banyak lagi lainnya di wilayah ini”. Blake Roney berkata, “Kesuksesan adalah membantu orang lain untuk berhasil.” Menjadi Team Elite & Million Dollar Circle Member artinya tanggung jawab lebih besar untuk mencapai lebih banyak orang.

“Ketika pertama kali menjalankan Nu Skin, kami tidak benar-benar mengetahui apa yang harus kami lakukan karena kami berdua tidak memiliki pengalaman sebagai seorang penjual sebelumnya ataupun memiliki kemampuan berorganisasi, dan ini adalah perusahaan penjualan jaringan yang pertama dan hanya satu-satunya yang pernah kami ikuti. Beruntung bagi kami berdua. Kami hanya memiliki iman dan kepercayaan bahwa Nu Skin dapat memberi apa yang kami berdua inginkan, yang membantu kami untuk berani bermimpi BESAR. Pendidikan adalah bagian yang sangat penting dalam bisnis kami; dan menghadiri pertemuan dan pelatihan secara konsisten membantu kami dan tim kami untuk berkembang”.

Tantangan adalah hal biasa dalam perjalanan kehidupan, namun bagaimana mengatasinya adalah hal yang kita pelajari. “Kami berdua menghadapi setiap tantangan dan bahkan kami hampir ingin berhenti banyak kali di tahun-tahun awal kami membangun jaringan kami. Namun akhirnya, dengan keimanan kepada Tuhan, kepercayaan kepada pasar Indonesia, dan orang-orang yang bekerja setiap hari, semua membantu untuk memotivasi kami untuk maju dan melanjutkan untuk mencapai mimpi kami. Dan kami sangat bersyukur satu sama lainnya dan kepada semua yang telah menyentuh hidup kami dan ada untuk kami” ujar Joanna dan Helena.

“Kami bertahan karena kami sangat ingin menggapai mimpi-mimpi kami. Sesederhana kami, kami telah memutuskan, dan percaya bahwa kami dapat meraih kesuksesan melalui Nu Skin dan bahwa kami pun dapat membantu orang lain untuk menjadi sukses dan meraih apa yang mereka inginkan. Perjalanan di Nu Skin ini telah membantu kami menjadi seseorang yang lebih baik, membangun karakter yang lebih baik. Pertama kami harus mengubah diri kami sendiri sebelum semuanya dapat berubah. Dan sebagai pemimpin, kami memiliki tanggung jawab untuk ‘tetap bertumbuh, tetap berubah, tetap belajar”

“Apa yang kami inginkan sekarang adalah benar-benar membuat perbedaan dan menyentuh hati orang lain dan menginspirasi mereka untuk mengubah hidup mereka. Dan kami bangga menjadi bagian dari mimpi dan tujuan dari tujuan dan mimpi mentor  20 Million Dollar Circle Member kami untuk membantu 1000 mitra bisnis menjadi milyuner”.






Yusanidah, dengan latar belakangnya sebagai politikus, dan sang suami, Abi Purdi, seorang pengusaha berlatar belakang sarjana pertanian, memiliki impian untuk ikut andil dalam mengubah  Indonesia. Selama bertahun-tahun, dalam benak keduanya terpendam pertanyaan, bagaimana dan dari mana harus memulainya. Perjalanan demi perjalanan dilalui pasangan ini; berbagai pekerjaan maupun aktivitas organisasi dilakukan, namun tidak jua menemukan  jawabnya.

Hingga akhirnya, Yusanidah dan Abi mengenal Nu Skin sekitar 7 tahun yang lalu. Nu Skin menjadi jawaban atas pencarian pasangan ini untuk mewujudkan impian mereka. Dengan menjalankan bisnis Nu Skin, lalu menduplikasikan dan memultiplikasikan apa yang dilakukannya kepada orang lain, Yusanidah dan Abi berhasil mengubah kehidupan banyak orang.

Pencapaian sebagai 1 Star Team Elite Platinum, 1 Million Dollar Circle Member & Team Elite
ini membuktikan  bahwa Nu Skin tidak hanya membesarkan perusahaan semata, tapi juga berupaya membuat para distributornya menjadi lebih besar. Yusanidah dan Abi mengakui, menghasilkan '1 Million Dollar' pertama dalam bisnis ini membutuhkan waktu yang memang harus dilalui. Penolakan, penghinaan, dan mendapat cibiran adalah pengalaman yang mewarnai perjalanan keduanya. "Jangan izinkan diri Anda patah semangat, drop, kecewa, atau keluar dari bisnis ini. Percayalah, Anda bisa melakukannya!" tutur Yusanidah.

Pasangan ini menemukan titik terang ketika membaca sebuah buku, "Kita Bisa Melakukannya Jika Kita Melihatnya" dan kata-kata indah yang menjadi penyemangat, "Kita tidak bisa mengubah dunia, tapi kita bisa mengubah diri kita sendiri". Yusanidah dan Abi menemukan ternyata ada satu cara untuk bisa ikut andil dalam mengubah dunia, yaitu diawali dengan mengubah diri sendiri, keluarga, dan lingkungan, yang akan berpengaruh terhadap perubahan Indonesia dan akan berdampak pada dunia.
"Jangan pernah meremehkan kemampuan Anda untuk bisa membantu mengubah kehidupan orang lain. Sebagai seorang pemimpin, peran Anda adalah menerangi jalan yang harus dilalui orang lain. Jadikan diri Anda contoh yang baik bagi orang-orang di sekeliling Anda. Ingat, leader melakukan sesuatu karena benar, bukan karena mudah, karena murah, atau karena enak." tutur Abi berbagi kiat sukses.


Selalu bersyukur atas rahmat dan karunia yang dilimpahkan dalam kehidupan mereka, Yusanidah dan Abi berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencapaian penting ini, yaitu upline, downline, crossline serta manajemen perusahaan. "Tetap fokus dan teruslah bekerja hingga mencapai tujuan yang telah Anda tetapkan. Harapan kami, kita semua dapat sukses, karena sukses yang sama  akan dinikmati oleh ribuan bahkan jutaan orang."





Pada awal menjalani bisnis Nu Skin, Sri tidak menyangka akan terlibat sejauh dan sedalam ini. Nyatanya, semakin lama ia mengenal bisnis, produk-produknya, juga orang-orang yang terlibat di dalamnya, Sri semakin mencintai Nu Skin. Saat ini, Nu Skin sudah menyatu dalam hidup Sri Resnowati dan Satriadi.

Bergabung di Nu Skin 5 tahun lalu, Sri dan Satriadi menemukan bahwa berguna bagi orang lain memberikan rasa bahagia yang tidak dpat dilukiskan dengan kata-kata. Membantu banyak orang dengan mengenalkan produk Nu Skin bagi yang membutuhkan; mengubah kehidupan banyak keluarga menjadi lebih baik secara finansial, adalah kesempatan luar biasa yang hanya bisa terjadi dalam mimpi. Di Nu Skin hal itu bisa dilakukan secara nyata.

Bagi Sri dan sang suami, Satriadi, mengenal Nu Skin adalah berkah yang luar biasa. Karena itu, Sri kerap merasa miris apabila ada orang yang masih menutup mata dan hati untuk Nu Skin. “Jika 30 persen penduduk Indonesia mau menjalani bisnis Nu Skin, Indonesia akan bisa menguasai pasar Asia Tenggara.” ujar Sri. Dikenal gigih dan berkomitmen penuh dalam menjalankan bisnis Nu Skin, Sri berkeyakinan Indonesia akan dapat mewujudkan hal itu. Yang harus dilakukan adalah mengenalkan produk-produk Nu Skin dan bisnisnya ke seluruh provinsi dan pelosok di Indonesia.

Apa yang dicita-citakan Sri di tahun 2012 yaitu menjadi seorang Team Elite, saat ini sudah terwujud. Kini ia berkeinginan menjadikan dan membantu para downline meraih sukses yang sama dengannya. Caranya, dengan meyakini dan menggunakan produk-produk Nu Skin, dan berbagi manfaatnya dengan orang-orang di sekitar. Sri menekankan, “Kembangkan diri dan terus belajar agar mudah dalam mensosialisasikan produk-produk Nu Skin ke banyak orang.”

Menjadi Team Elite adalah pencapaian luar biasa di Nu Skin. Tetapi bagi Sri, menciptakan Star dan Star Creatoradalah prioritas utama pasangan ini sekarang. Ia meyakini kekuatan kata-kata ‘Be, Duplicate, Multiply Star’ (BDM) dalam membantunya mengembangkan organisasi sebesar-besarnya. Selain sistem kompensasi yang fantastis, Sri sempat terkagum-kagum kepada perusahaan yang begitu jenius menciptakan program baru seperti BDM ini, yang akan membuat orang-orang untuk selalu bekerja dan berprestasi. Harapannya, semoga dengan BDM semakin banyak orang yang mengenal dan menjalani bisnis Nu Skin, sehingga mimpi kita untuk mewujudkan Indonesia nomor 1 di Asia Tenggara dapat segera tercapai. Go Stars & Nu Skin Indonesia #1!